Roda-Roda Cinta

Chapter 1: Rembulan, Sampaikan!

Jatuh cinta itu bukan sekedar suka. Bukan pula rasa seperti permen kapas yang manis di dalam mulut. Bukan pula rasa pahit seperti buah pare. Jatuh cinta merupakan deskripsi tentang rasa indah bertaburkan butir-burit rasa pahit yang bergejolak di dalam hati. Yang tidak peduli akan waktu. Tidak peduli akan tempat. Tidak peduli akan situasi. 

 Chapter 2: Hujan Untukmu

Cinta bukan seperti air sungai yang mengalir deras dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Cinta itu berliku dan penuh hambatan sehingga mereka memiliki sifat. Ada sifat sabar, sifat ikhlas dan sifat yang seharusnya tak terlihat menjadi terlihat.

Chapter 3: Ramalan Bintang

Cinta kadangkala tidak memikirkan akal logis. Dengan mudahnya, cinta menjerumuskan ke dalam hal-hal yang tak bisa dideskripsikan. Tragisnya, cinta justru mampu membuat sang manusia bertindak tanpa mendengarkan agama.

Chapter 4: Dunia Insan Satu Hati

Jatuh cinta tidak mengenal siapa dirimu, apakah derajatmu dan siapa keturunanmu. Cinta itu free tanpa ada regestrasi terlebih dahulu.  

Chapter 5: Tetaplah Menjadi Mantan

Jatuh cinta tidak peduli dengan waktu, tempat dan situasi. Tak heran bila cinta mudah untuk tumbuh di dalam hati tetapi sulit untuk melupakannya.  

Chapter 6: Jika Itu Yang Terbaik

Meskipun jatuh cinta tidak mengenal siapa dirimu, apakah derajatmu dan siapakah keturunanmu, tetapi mencintai seseorang adalah pilihan. 

—> Jika reader #khaipurple ingin mengetahui kisahnya, silahkan mention di twitter @Siska_Khai. Terima kasih😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s