Cinta ini, terlalu singkat

Angin menyapaku

Menyerbak memberikan kehangatan semu

Memberi salam pada awak lubuk hati

Mengepakkan layar-layar cinta

Dalam pertemuan singkat dalam hitungan detik

Aku terhipnotis

Terpaku bagai patung budha pujangga masa

Diam menatap wajah sang insan

Yang tiba-tiba memporak-porandakan jantungku

Hingga letusan gunung berapi tak terdengar

Cinta…

Mungkinkah ini cinta pandangan pertama

Melalui senyuman itu

Melalui lekuk-lekuk mata indah itu

Melalui paras berkilau yang menggugah hati itu

Perlahan…

Waktu berputar tanpa ampun

Menepis anganku yang terpanah asmara

Menghilangkan segenap gelora cinta yang tertumpuk

Menghapuskan rona merah wajah senduku

Terlalu singkat, memang terlalu singkat

Bahkan perkataanku berlum tertutur

Menyapamu punt tidak

Apalagi untuk tahu siapa sosok dirimu

Pertemuan itu terlalu singkat, memang terlalu singkat

Seolah mimpi di siang bolong

Yang menghentakkan diriku hingga berkeping-keping

Dan saat tersadar, aku terhampar nyeri

Dengan tatapan duka penuh tanya

Mimpi ataukah nyata?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s